Faihana hikari firdaus Corporation

Just another WordPress.com site

GUBRAK

Pada suatu hari, aku sedang chatting dengan seorang teman lama….

Ngobrol sana ngobrol sini, sampai akhirnya ngobrolin tentang keluarganya…

Aku : “gimana cara meninggalkan anak utuk bekerja pertama kali?

Teman: “Ya, awalnya anakku yang besar nangis mbak, tapi aku beri pengertian, pokoknya aku usahakan meninggalkan anak-anak tidak dengan tangisan mereka. ku ajak main-main dulu, jalan-jalan dulu”

Aku : “oooo gitu ya… Aku ingin kerja tapi kok ga tega ya..”

Teman : ” Aku sebenarnya juga ga tega mbak, tapi ya gimana. rumahku deket dengan tempat aku kerja kok. jadi kalau aku perlu pulang sewaktu-waktu dekat”

Aku : “suamimu dulu kan kerja jauh banget dari rumah kan? sekarang masih kerja di situ?”

Teman : “Aku dah pisah mbak”

GUBRAAKKK

Ga percaya…

Aku : “serius?”

Teman : ” Dah hampir satu tahun mbak. Dia dah nikah lagi”

Aku : “memang kenapa?”

Teman : ” kalau mengingat itu sangat menyakitkan mbak. Mulai sejak anak keduaku lahir”

Aku : ” Memang kenapa?”

Teman : “ada WIL mbak”

GUBRAAKKK

Ga percaya…

Beberapa hari aku masih kepikiran juga… Temanku itu baik, sabar, pintar, cantik lagi

Memang selalu saja rumput tetangga itu keliatan lebih bagus… Seharusnya dengan melihat rumput tetangga yang lebih bagus, kita harus merawat dan memelihara rumput kita lebih getol, sehingga akan kelihatan jauh lebih bagus…

Sempet aku diskusi dengan suamiku, katanya kita kan tidak tahu masalah keluarga orang lain, mungkin memang tidak harmonis. Tapi kan jelas ada WIL,  jawabku kala itu.. Tapi memang benar, kita tidak tahu masalah orang lain… Semua pasti telah diatur ALLAH sedemikian sempurnannya, dibalik semuanya pasti ada hikmah

Dan ternyata temanku itu wanita hebat, semuanya bisa dihandlenya, subhanallah, kalau toh ada yang membantu dan mendukungnya itu hal biasa, perkembangan dalam pemberdayaan diri semakin pesat, tidak seperti diriku yang hanya di rumah..tapi semua jadi pemacu diriku untuk selalu dalam perbaikan terus..apa yang bisa kuperbuat itulah yang kulakukan.. memang kurasa mengasuh dan mendidik dua orang batita benar-benar menyita waktu, semua akan kuutamakan

Temanku memang benar-benar hebat, mendidik anaknya dengan hebat, walau sebagai orangtua tunggal sangat jauh lebih susah, mungkin tidak semua orang bisa, termasuk diruku… Yah..dalam kesabaran, kekuatan, ketawakalan terpatrilah masa depan yang gemilang..Insya ALLAH, ALLAH akan memberikan kemudahan.. Didalam kesulitan, pastilah ada kemudahan.. Itu firman ALLAH yang tiada ragu baginya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: