Faihana hikari firdaus Corporation

Just another WordPress.com site

DEMI WAKTU….

 

Waktu…

Dua puluh empat jam dalam sehari semalam. Terasa kurang… Banyak sekali waktu yang digunakan, baik itu sesuatu yang manfaat ataupun tidak… Terasa kurang, untuk segala aktivitas yang diinginkan.. Belum ini, belum itu.. Ingin ini ingin itu…. Banyak dan banyak… Banyak yang harus ditunda dan bahkan di ‘cancel’

Oh waktu….

Seharian mengasuh dan mendidik anak. Pekerjaan yang sangat mulia…. Sungguh sangat mulia…. Waktu kita begitu banyak tersita… Tidak bisa berbagi, selalu fokus dan fokus, demi generasi….Walau tahu keinginan untuk melakukan hal yang lain begitu kuat,tapi semua sudah diikhlaskan, demi sang generasi…..

Waktu….

Selesai tugas utama, badan terasa letih, pikiran terasa penat… Semua butuh istirahat… Waktu jua yang memenuhi… Walau sering kali terlelap, terlalai, terkapar tidak berdaya…. oh… banyak pekejaan yang memang harus kukerjakan terbengkalai, banyak keinginan yang ingin kukerjakan tertunda… bahkan batal….

Watku….

Terasa kurang aku memilikimu… Terasa kurang, aku ingin menambah panjang perputaranmu….Hari-hari terasa cepat dijalani… berputar dan terus berputar… Akan selesaikah semua…????

Waktu….

Terasa kurang aku menjalanimu…. Lelah, letih telah melenakanku…. Malas dan buaian dunia telah menamparmu…. Oh… Waktuku.. Bagaimana aku menggunakanmu… Sedang penciptamu sangat kujauhi… Hanya secuil kewajiban dan setumpuk ketakberdayaan mengurungi jiwa….

Waktuku….

Aku sangat tahu… Penciptamu Maha Tahu….Perputaranmu sungguh sangat sempurna dan tertata… Tak kan ada yang bisa lebih sempurna, karena kau tercipta dari yang MAHA SEMPURNA. Hanya akulah penggunanya, yang wajib menjaganya untuk waktu yang ada, cukup untuk semuanya… Untuk kehidupanku.. Untuk duniaku dan untuk akhiratku…

Waktu oh waktu…

Kau memang amanah yang sangat terpatri, tak terelakkan dalam diri ini… pergerakankanmu adalah diriku… Tidak ada yang salah dengan dirimu…. Hanya akulah sang pelalai itu…

Waktu…

Semuanya adalah kehendakku. Hanya aturan dari Tuhankulah yang memagariku, agar aku dapat tepat waktu…..

Demi Waktu……

Demi masa. Sesunggunya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjaan amal sholih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati dalam menetapi kesabaran…. *Al ‘Ashr  1-3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: